WIB Last Update: 2019-03-14 16:14:10

OLAHRAGA

KICK OFF Pekan Olahraga Perempuan 2018

Ditulis Oleh : Redaksi | Selasa,24 April 2018 11:51:12 WIB

SINARPAGI.CO : Pimpinan Pusat Fatayat NU akan menggelar perhelatan besar diajang olah raga yaitu PEKAN OLAHRAGA RAGA PEREMPUAN (POP),

"Ada tiga cabang olah raga yang akan dipertandingkan yaitu bulu tangkis, bola voli dan gobag sodor" tutur Anggia ketua umum Fatayat NU.

Peserta pertandingan adalah perempuan-perempuan muda anggota dari organisasi-organisasi perempuan lintas agama, isu, profesi, dan lainnya.

Selain itu, Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam dua babak yaitu babak penyisihan dan grand final.

Anggia menambahkan, Pada babak penyisihan event POP ini akan dilaksanakan di tiga tempat yaitu di Semarang untuk region Jawa Tengah dan Jogjakarta, di Tulungagung untuk region Jawa Timur, dan di Bogor untuk Region Jawa Barat, Banten dan DKI.

Menariknya lagi, event ini memperebutkan piala Kemenpora RI. Semua pemenang di babak penyisihan dari masing-masing legion akan mengikuti babak grand final yang diselenggarakan di Jakarta sekaligus memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah.

Event POP ini adalah event pertama kali yang dihelat di Indonesia. Yaitu event olahraha yang pesertanya bukan atlet perempuan melainkan masyarakat umum. "Yang kami harap adalah keterlibatan aktif para perempuan dalam bidang olahraga" imbuhnya.

Sementara itu, Babak penyisihan pertama akan diselenggarakan di Semarang pada 5-10 Mei 2018, di Bogor pada 8 -13 Juli 2018, di Tulungagung pada 5 - 10 Agustus 2018, dan babak Grand Final di Jakarta pada 7 - 10 Oktober 2018.

POP yang merupakan kerjasama PP Fatayat NU dengan Kemenpora ini tidak hanya bertujuan untuk mentradisikan gaya hidup sehat bagi perempuan Indonesia, tetapi lebih dari itu adalah untuk memperat persaudaraan antar peserta dari latar belakang yang berbeda, memperkuat rasa kebangsaan, membangun karakter kompetitive sekaligus Sportive untuk membangun bangsa. Karena itu tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah ’Perempaun Sehat, Indonesia Hebat’.

"Jadi intinya adalah pembudayaan olah raga dan menjadikan olahraga sebagai media pemersatu bangsa" tambah Anggia.

PP Fatayat NU sebagai penyelenggara POP juga didukung penuh oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebagai badan otonom dari NU, Fatayat NU selalu menjunjung tinggi nilai-nilai ke NU an yaitu tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), taadul (keadilan). Nilai-nilai yang sangat dibutuhkan Olen kondisi Bangsa Indonesia yang beragam tidak hanya diimplementasikan dalam kehidupan sosial dan beragama, tetapi juga dalam kegiatan menyenangkan seperti ajang POP yang mempertemukan lintas elemen masyarakat.

"Maka kami mengajak seluruh elemen organisasi perempuan untuk turut berperan aktif dalam pembudayaan olahraga terhadap kaum perempuan. Dan kami berdoa semoga event POP ini berjalan lancar dan berkelanjutan" ujar Anggia.